Keangkuhan Luv Suck Juli 2, 2008
Posted by ijool in Curhat.Tags: angin, angkuh, matahari, sang pejuang, tulang
trackback
Malam dingin mencekam, dengan penat dan lelah yang hinggap
perantara angin di sampaikan…
tapi tiada angin….
hingga matahari sapa pagi ini, berkabut dengan bias sinar nya
tetes embun diantara gerak sepoi udara kecam menusuk tulang
Itu adalah sepenggal kata yg ingin ku ungkap, pilu bagai irisan sembilu
apakah ini akhir semua kisah, tanpa tersadar kalo semua itu adalah sandiwara
kini harus dengan tegar sang pejuang lewati hari sendiri, di kikis pelan tapi pasti bagai batu karang
yang di hempas ombak samudera yang keras…tegar dengan keangkuhan luv suck
biar lah waktu yang akan bicara dengan kepedihan hati yang tak sanggup tertahan
kesendirian ini sampai batas waktu yang akan temukan tapal batasnya
ketegaran atas keangkuhan itu…semakin jauh terpikir untuk cari pengganti tempat berpijak



Komentar»
No comments yet — be the first.